Penelitian 4 tahun – AD

Penelitian Hindia Belanda berlangsung empat tahun

Redaksi Algemeen Dagblad

Penelitian yang diumumkan bulan September lalu tentang proses dekolonisasi yang berdarah di Hindia Belanda (nama Indonesia di zaman Belanda, red) akan memakan waktu empat tahun dan akan diawali September nanti. Untuk itu pemerintah Belanda akan menyediakan dana 4,1 juta euro . Demikian diumumkan Menteri Luar Negeri Bert Koenders, Menteri Pertahanan Jeanine Hennis dan Menteri Muda Kesehatan Martin van Rijn.

Bukan hanya tindakan tentara, kepolisian dan para politisi Belanda saja yang akan diteliti, tapi juga tindakan kekerasan di zaman ‘Bersiap’ atau zaman perjuangan kemerdekaan RI. Ini adalah zaman penuh kekacauan dan tindak kekerasan yang berawal dari bulan Agustus 1945 sampai awal 1946, yang banyak menelan nyawa orang Belanda dan orang-orang yang diduga memihak kepada mereka.

Para peneliti dari lembaga-lembaga Belanda seperti NIOD, KITLV dan NIMH akan bekerjasama dengan para sejarawan Indonesia. Selain itu bersama Veteraneninstituut (Lembaga Veteran) akan dibentuk sebuah platform yang bisa diakses oleh dunia internasional.

Menteri Koenders mengatakan: “Saya yakin, ini akan membantu untuk mengklarifikasi zaman yang penuh gejolak dari masa lalu kita itu dan menerapkan pelajaran dari masa lalu itu di dalam kebijakan sekarang dan mendatang.”

Sumber: Algemeen Dagblad.

[Terjemahan dalam bahasa Indonesia oleh Bari Muchtar. (www.beritabelanda.wordpress.com)]