Author Country Media Name Year Translator

Siaran Pers Histori Bersama – tuduhan KNHG

Siaran Pers Histori Bersama, 8 Februari 2024

Komunitas Sejarah Kerajaan Belanda (KNHG) telah menuduh Histori Bersama telah melakukan intimidasi dan ancaman kepada Anne-Lot Hoek

Tanpa diduga, Yayasan Histori Bersama mengetahui keributan ini setelah KNHG memberikan siaran pers, dimana mereka menuduhkan bahwa kami mengintimidasi dan mengancam sejarawan Belanda, Anne-Lot Hoek.

Dalam sebuah artikel di surat kabar Belanda NRC, yang terbit pada 30 Januari, KNHG menyebutkan bahwa kebebasan dan keamanan dari keluarga Anne-Lot Hoek dan keluarganya berada di bawah ancaman. Sebuah situs Belanda, NU.nl turut meliput berita tersebut, menyatakan bahwa editor telah melihat tulisan dan gambar-gambar “yang tampak mendukung intepretasi KNHG”. Menanggapi hal ini, Anne-Lot Hoek mengatakan bahwa selama bertahun-tahun ini, kami selalu membicarakan hal-hal buruk tentangnya. Menyusul kemudian KITLV mengeluarkan pernyataan dukungan, mengatakan bahwa intimidasi kami terhadap Anne-Lot Hoek adalah upaya yang sengaja dan sistematis untuk merusak nama dan reputasinya.

Anne-Lot Hoek

Yayasan Histori Bersama menyangkal tuduhan-tuduhan ini. Tak seorangpun dari anggota kami yang pernah mengancam Anne-Lot ataupun keluarganya.

Tapi kami memang pernah, mengkritisi Anne-Lot dan sejarawan-sejarawan lain antara tahun 2017 hingga 2022 terkait keterlibatan mereka dalam sebuah proyek riset yang bermotif politik, yaitu riset Kemerdekaan, Dekolonisasi, kekerasan dan perang di Indonesia 1945-1950.

Begitu proyek riset ini dimulai pada November 2017, dengan dasar pemikiran untuk membuka debat sejarah yang akademis, kami menerbitkan sebuah surat terbuka yang ditulis oleh dua orang Indonesia yang cukup kritis, keduanya tinggal di Belanda: Jeffry Pondaag dan Francisca Pattipilohy. Selama bertahun-tahun, kami menjadi wadah penting bagi pemikiran dekolonial yang menyediakan ruang bagi suara-suara kritis orang Indonesia yang tinggal di Belanda. Dalam konteks ini, kami menaruh perhatian besar dalam substansi, menempatkan kritik dekoloninal dalam riset.

Kritik paling utama kami dalam riset tersebut adalah adanya konflik kepentingan, satu dari tiga institusi yang mengadakan penelitian tersebut adalah NIMH / Netherlands Institute for Military History yang berada di bawah Kementerian Pertahanan. Pemerintah Belanda mengalokasikan dana sebesar 4.1 juta euro untuk riset ini. Ini adalah bukti, bahwa Belanda sebagai bekas penjajah masih memiliki peran kepentingan terkait bagaimana periode berdarah ini disajikan.

Yang juga mengejutkan kami adalah, sesungguhnya tak ada kejadian baru yang bisa membenarkan tuduhan dari KNHG. Yayasan Histori Bersama sama sekali tak pernah mengeluarkan pernyataan apapun yang berhubungan dengan Anne-Lot Hoek akhir-akhir ini.[1] Faktanya, Anne-Lot telah memutus hubungan dengan Histori Bersama.

KNHG yang selalu menjunjung tinggi kebebasan dalam debat akademis, artinya ada kritik yang substansial atas pekerjaan satu sama lain. Hal ini akan lebih tepat dilakukan jika penelitian yang dilakukan akan memiliki dampak politis yang luas. Tuduhan KNHG tidaklah memiliki dasar, untuk itu mereka tak layak mendapatkan rasa hormat dari masyarakat dunia sejarah.

Kami meminta KNHG, NRC, NU.nl, KITLV dan Anne-Lot Hoek untuk mengeluarkan klarifikasi dalam waktu dua hari kerja. Tak ada bukti bahwa kami mengintimidasi dan mengancam Anne-Lot. Penyebaran tuduhan tak berdasar kepada publik adalah tindakan melanggar hukum.

Pengurus Histori Bersama

[1] Dalam tanggapan pertama kami tertanggal 31 Januari 2024, kami sebutkan bahwa pernyataan secara terbuka terkait Anne-Lot Hoek setidaknya terjadi satu setengah tahun yang lalu. Sedangkan NU.nl menyebutkan dengan jelas terjadi pada Agustus tahun lalu. Marjolein van Pagee ( pendiri sekaligus pengurus Yayasan Histori Bersama) menulis sebuah postingan di Facebook dimana ia mengkomentari sebuah artikel yang ditulis oleh Anne-Lot di Groene Amsterdamer. Sekalipun demikian, postingan tersebut bukanlah sebuah ancaman ataupun intimidasi, namun sebuah kritik substansial atas pemikiran Anne-Lot, termasuk posisinya. Namun postingan pribadi Marjolein ini ditulis satu setengah tahun yang lalu, bukan baru-baru ini. Artinya serangan mendadak yang dilakukan KNHG kepada kami tidak memiliki dasar penjelasan. Lihat: https://www.facebook.com/share/p/VjEGwfjMTW8oabV6/

Membaca dalam PDF: