Histori Bersama

Pesan video Ibu Francisca Pattipilohy, yang tak diberi kesempatan untuk berbicara di acara publik kedua tentang penelitian Belanda 1945-1949. 13 September 2018, Amsterdam. Terjemahan: Yongki Gigih Prasisko.

Selama bertahun-tahun, Indonesia dan Belanda telah menarasikan sejarahnya masing-masing secara terpisah, sehingga ada perbedaan dan seringkali ada rekaman sejarah serta pemahaman yang saling bertentangan.

Contohnya, bagi Belanda, perang dekolonisasi Indonesia (1945-1949) dirujuk sebagai “aksi polisionil”, sementara bagi orang-orang Indonesia, tindakan tersebut adalah “agresi militer Belanda”. Tujuan utama dari Histori Bersama adalah memadukan kedua perspektif tersebut.

Kami percaya bahwa, rekonsiliasi yang sebenarnya datang setelah adanya kesepemahaman. Melalui situs ini, kami ingin menunjukkan perspektif antara Belanda dan Indonesia, sebagaimana yang hadir di media. (Lanjut membaca…)